Budidaya Ikan Hias

Blog Budidaya Ikan Hias merupakan Blog yang berisi Seputar Dunia Ikan Diantaranya Ikan Lele,Ikan patin, Ikan Hias dan lain Sebagainya

Saturday, July 28, 2018

Cara Budidaya Ikan Koki Terbaru 2018 Untuk Kontes

Cara Budidaya Ikan Koki - Ikan Koki merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang memiliki estetika keindahan yang unik, berbeda dengan ikan hias yang lainnya. Ikan Hias Koki tergolong sulit untuk merawatnya, bagi penggila ikan Koki baru tentunya tidak mudah untuk merawatnya, lantas bagaimana cara budidaya Ikan Koki yang baik dan benar?

Budidaya Ikan Koki bukanlah pekerjaan yang tidak mungkin, memang banyak orang yang ingin membudidayakan Ikan Hias Koki, akan tetapi karena sedikit kendala menjadikan calon pembudidaya menyerah tanpa melirik solusi untuk mengatasi sedikit kendala yang dihadapinya. Harga Ikan koki kecil  berumuran 2 bulan sekarang mecapai 5000 rupiah, bayangkan saja ketika sekali pemijahan terdapat 1000 benih ikan bahkan lebih. Coba kalikan saja, 5000 X 1000, hitung saja keuntungan yang anda peroleh dalam kurun waktu 2 bulan.


Cara Budidaya Ikan Koki
Cara Budidaya Ikan Koki


Hasil Budidaya Ikan Koki  itupun dalam satu pemijahan sepasang ikan Hias  Koki, andaikan indukan ikan Koki yang anda miliki berjumlah  10 indukan dan masing-masing indukan tersebut bertelur selang 2 minggu sekali, adapun ciri ciri ikan koki ingin bertelur adalah sudah matang gonad, artinya alat kelamin indukan akan keluar cairan putih jika di urut. Dan setiap kali bertelur terdapat 1000 telur yang siap menetas. Bagaimana budidaya Ikan Hias Koki tidak menguntungkan? 

Bisnis Budidaya Ikan Hias Koki bukannya tidak mungkin untuk dijadikan sebagai bisnis Utama anda, tapi hal tersebut sangat mungkin dan pantas bagi anda untuk menenkuni Budidaya Ikan Koki dan pantas untuk mendapatkan keuntungan yang melimpah. Toh, kalau memang itu rejeki anda tidak akan kemana-mana.


Yang kami ceritakan di Situs Budidaya Ikan Hias ini memang baru keuntungan budidaya ikan Koki saja, belum mengetahui kerugianyang akan dihadapi ketika telah terjun di Dunia budidaya Ikan Koki. Salah satu kerugian yang saya rasakan pribadi, memang resiko yang mungkin akan dihadapi para pembudidaya Ikan Hias, tidak hanya ikan koki saja.

Diantara Kerugian yang mungkin akan anda hadapi yaitu indukan mati, Ikan terkena penyakit berupa jamur maupun kutu-kutu lainnya. Jadi pembudidaya Ikan Koki harus mengantisipasi terjadinya hal- hal yang tidak di inginkan terjadi. Selain itu, perlu juga untuk memperhatikan kadar oksigen didalam kolam, agar kehidupan ikan koki menjadi lebih nyaman sehingga perkembangbiakan dan pertumbuhan ikan menjadi efektif.

Sebelum anda membudidaya Ikan Hias Koki, memang perlu untuk mempertimbangkan keuntungan dan kerugian yang akan terjadi, karena dengan mempertimbangkan kedua sisi tersebut anda bisa mengantisipasi dan meminimalisir kerugian dengan berbagai cara. Dan jika anda tetap bersikukuh untuk membudidaya ikan Koki, jangan lewatkan laman ini hingga selesai.

Didalam artikel ini akan kami paparkan dan jelaskan secara detail mengenai cara ataupun tutorial untuk membudidaya ikan Koki dengan mudah. Bagaimana caranya? Silahkan simak artikel ini sebagai berikut.

Jenis Ikan Koki


Jenis ikan koki itu bervariasi, dari berbagai variasi jenis tersebut memiliki pasar yang berbeda diantaranya yaitu pasaran koki kelas menengah keatas dan pasaran koki kelas menengah kebawah. Adapun pasaran koki kelas menengah keatas diperuntkkan oleh ikan koki yang memiliki kualitas super atau kualitas tinggi. Namun jika ikan koki yang anda pijahkan merupakan ikan koki kualitas rendah, maka pasaran koki yang cocok adalah kelas menengah kebawah. Karena dengan objek pemasaran yang tepat akan menjadikan ikan koki anda laku terjual semua sehingga keuntungan yang anda raih bisa maksimal.

Langkah Budidaya Ikan Koki

Sebelum memulai Budidaya ikan Mas koki, sangat urgen bagi anda untuk mengubah persepsi terlebih dahulu dengan mengubah persepsi yang selama ini salah, yang selama ini selalu beranggapan bahwa kerugian didepan mata. Kali ini, anda harus mengubah persepsi bahwa budidaya ikan koki memang bidang dan rejeki anda. Dengan demikian akan menambah semangat dan etos kerja yang baik.

Kemudian setelah mengubah persepsi, perlu anda ketahui bahwa sama-sama ikan koki memiliki jenis yang berbeda-beda dan setiap jenis memiliki pasarannya masing-masing. Jenis ikan hias yang paling populer di Indonesia adalah Ikan Koki bertubuh tambun, ikan tersebut memiliki banyak sekali penggemarnya. Dengan budidaya ikan koki jenis tubuh tambun, maka anda tidak akan kesulitan untuk memasarkan ikan koki yang berhasil anda pijahkan.

Yang terpenting lagi, apapun jenisnya yang anda pijahkan, yakinlah bahwa budidaya ikan koki memiliki omset yang tinggi. Setelah itu, waktunya anda menanmkan modal terlebih dahulu. Adapun modal yang paling besar adalah modal keyakinan dan rasa cinta terhadap peradaban ikan Koki. Sehingga ikan koki yang anda rawat akan cepat tumbuh karena anda rela untuk meluangkan waktu untuk memberikan pakan secara rutin, serta rela untuk merawat ikan koki dengan semestinya.

Langkah Kedua Budidaya Ikan Koki

Tentukan  jenis ikan koki yang akan anda budidayakan, kenapa harus menentukan jenis terlebih dahulu? Pasalnya pembudidaya harus menentukan satu fokus terlebih dahulu, semisal budidaya ikan mas koki mutiara, atau ikan koki oranda. Dengan fokus satu jenis, maka anda akan bisa mudah untuk merawat Ikan koki pilihan tersebut.

Pemilihan jenis koki yang akan anda budidayakan, akan menentukan pemasaran kedepan karena ikan koki yang anda pilih itu berkategori kan mahal, ikan koki populer untuk kontes ataupun ikan koki yang banyak pengagumnya? Semisal anda memilih koki jenis oranda dan mutiara, kedua jenis tersebut mengagmi keindahannya, harga pasaran pun tergolong mahal.

Jadi meskipun ikan koki yang berhasil anda budidayakan kurang berhasil atau memiliki kualitas yang kurang bagus, anda masih bisa menjual dengan mudah dan pastinya dengan harga yang lebih rendah.

Cara Memelihara Ikan Mas Koki Tanpa Oksigen bisa anda lakukan dengan catatan air didalam aquarium harus selalu bersih, seperti yang kita ketahui bahwa ikan koki merupakan salah satu ikan yang rentan terhadap penyakit dan mudah mati. Anda bisa saja memelihara ikan mas koki tanpa oksigen dengan memberi pompa air didalam aquarium, meskipun tanpa aerator tapi oksigen masih bisa dihasilkan.

Langkah ketiga Budidaya Ikan Koki

Langkah ketiga untuk pembudidayaan ikan koki dibagi menjadi tiga langkah, yaitu:

1. Pilihlah Indukan Koki Yang Berukalitas

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah pemilihan indukan Koki yang berkualitas, kenapa harus pilih indukan yang berkualitas? Pasalnya benih-benih ikan yang berasal dari pemijahan yang berkualitas maka  akan menghasilkan benih sampai menjadi ikan yang berkualitas, harganya pun tergolong cukup tinggi. Oleh karena itu, pilihlah indukan yang berkualitas agar benih-benih hasil pemijahan saat budidaya ikan mas koi menjadi keturunan yang berkualitas serta berkelas.
Pemijahan Ikan Koki
Pemijahan Ikan Koki


Adapun ciri-ciri ikan koki yang berkualitas adalah
- Selalu aktif berenang

- Saat berenang ekornya menguncup dan ketika berhenti ekornya mengembang

- Tidak ada cacat fisik dan mental atau sehat

- Memiliki sirip dorsal, ekor serta tubuh yang proporsional

- Ikan yang rakus memiliki kelebihan dan menjadi cirri ikan yang sehat

2. Mengetahui Cara Membedakan Ikan Jantan dan Betina

Langkah selanjutnya adalah mengetahui Cara Membedakan Ikan Koki Jantan dan Betina untuk budidaya ikan koki. Adapun perbedaannya sebagai berikut.

Ciri-Ciri Ikan Koki Jantan

- Koki Jantan memiliki tubuh yang lebih ramping dibanding dengan koki betina

- Pada sirip ikan koki jantan terdapat adanya bercak atau bintik putih

- Anus ikan koki jantan terlihat rata

Ciri-Ciri Ikan Koki Betina


- Perut ikan koki betina agak buncit

- Disirip ikan koki betina berbeda dengan ikan koki jantan yaitu tidak adanya bercak dan bintik-bintik putih

- Penampang anus terlihat menonjol, jika dilihat dari samping

3. Memisahkan Calon Indukan Koki

Langkah selanjutnya yaitu memisahkan calon indukan ikan koki, kenapa harus dipisahkan? Memang sebelum Pemijahan Ikan Koki, antara ikan koki jantan dan betina harus dipisahkan terlebih dahulu. Dengan tujuan agar lebih mudah dalam menentukan mana ikan koki yang akan dipijahkan, kapan memuali pemijahan, serta penentuan warna apa yang akan dipijahkan, sehingga proses pemisahan tersebut akan membantu proses pemijahan yang akan berlangsung.

Sebaiknya proses pemisahan antar ikan koki jantan dan betina dilakukan ketika ikan koki berumur 3 hingga 4 bulan, kemudian janganlah lupa merawat calon indukan tersebut dengan perawatan yang maksimal sehingga nantinya akan mampu memijahkan bibit yang berkualitas. Terutama mengenai perawatan sehari-hari seperti waktu mengasih pakan secara teratur, kasih pakan yang alami seperti kutu air agar kesehatan ikan semakin terjaga.

Simak Juga Cara Memelihara Ikan Nila Supaya Cepat Besar Di Kolam

Sebelum melangkah ke proses pemijahan, sebaiknya pembudidaya ikan hias koki memperhatikan beberapa factor dibawah ini:

Kolam atau akuarium Tempat Pemijahan

Budidaya ikan mas koki tidak hanya dilakukan pada aquarium, tapi anda juga bisa melakukan budidaya ikan koki di kolam beton, budidaya ikan koki di kolam terpal dan budidaya ikan koki di ember dengan ketentuan berikut ini.

Apabilah, tempat yang akan dijadikan pemijahan berupa kolam maka buatlah kolam yang sesuai dengan lahan yang anda miliki. Idealnya, kolam yang digunakan memiliki panjang 1 hingga 2 meter, lebar 75 cm hingga 1 1/2 meter. Dan sebelum di isi air, maka sebaiknya air tersebut dikeringkan dibawah sinar matahari langsung selama kurang lebih 1 minggu agar bau semen dan racun yang ada dikolam hilang.

Kemudian, ketika kolam tersebut sudah siap untuk digunakan, maka isilah air hingga kedalaman 15 atau 20 cm, dengan tujuan pemijahan ikan koki berjalan dengan baik pasalnya pemijahan ikan koki membutuhkan suhu yang hangat. Suhu yang ideal untuk pemijahan ikan koki adalah 27 hingga 30 derajat celcius. Dan pH air yang ideal yaitu 7,0 hingga 7,4 sehingga proses pemijahan ikan koki menjadi baik. Selain itu, ketika sudah di isi air maka sebaiknya, endapkanlah air tersebut selama 24 jam atau sehari semalam agar air menjadi lebih netral.

Pemijahan Menggunakan Akuarium

Budidaya ikan koki bisa menggunakan akuuarium, adapun ukuran akuarium yang ideal untuk memijahkan ikan koki adalah 80 cm x 40 cm x 40 cm. adapun suhu dan keadaan pH air disamakan dengan kebutuhan pada kolam yang kami sebutkan tadi.

Beri Tanaman Air

Kemudian setelah siap semuanya, maka langkah selanjutnya adalah dengan memberikan tanaman air sebagai perangsang untuk dijadikan sebagai tempat untuk menempelkan telur. Tanaman air ini sebaiknya memiliki akar panjang dan juga menggantung kedalam air. Kami sarankan untuk memakai tanaman eceng gondok (Eicchornia crassipes), ganggang hydrilla, valisneria dan Vistia stratiotes agar proses pemijahan berjalan dengan lancar.

Proses Pemijaan Ikan Koki

Ikan koki yang sudah siap untuk dipijahkan ketika ikan koki tersebut sudah matang kelamin, ciri ikan koki yang sudah matang kelamin pada jantan ketika di urut perutnya kearah lubang genital akan mengeluarkan cairan putih susu atau yang disebut dengan sperma.  Sedangkan ikan koki betina yang siap pemijahan adalah ikan koki betina yang jika diraba perutnya terasa lembek atau empuk.serta perut induk betina akan tampak membesar, lubang kelamin membengkan dan berwarna merah serta lubang anus semakin melebar dan menonjol.

Apabila ikan koki jantan dan betina yang sudah siap dipijahkan maka segeralah memijahkan keduanya agar produksi telur dan sperma tidak lagi kembali diserap oleh tubuh. Kali ini, dalam pemijahan ini sebaiknya satu jantan dan dua ekor betina agar mereka memijah dengan baik dan pembuahan telur menjadi merata.

Dengan perbandingan ketika lebih banyak jantannya, efek yang akan keluar adalah ikan betina akan stress sebab dikejar oleh jantan, pdahal betina sudah mengeluarkan telurnya. Sebaliknya jika lebih banyak betinanya maka akan banyak telur yang belum dibuahi pejantan sehingga telur akan busuk.

Prosesi pemijahan Ikan koki jantan dan betina yang sudah siap dipijahkan, masukkan ketempat yang sudah disediakan dan pada umumnya proses pemijahan berlangsung ketika malam hari. Dan ketika sudah terjadi proses perkawinan, maka anda akan mendapati telur-telur tersebut menempel pada akar tanaman air. Dengan demikian maka segeralah pembudidaya memisahkan telur dengan indukan tersebut.


Karena ketika indukan koki tersebut masih bersama dengan telur yang sudah dipijahkan, telur tersebut akan dimakan indukannya tanpa tersisa. Kemudian jagalah suhu air agar tetap stabil agar telur cepat menetas.

Penetasan dan Perawatan Burayak Ikan Koki

Telur yang sudah dipijahi oleh ikan koki jantan, akan menetas kurang lebih selama 3 hari dan ikan yang terlihat putih itu tanda tidak akan menetas dan akan membusuk. Untuk merawat ikan koki kecil atau burayak, maka berikanlah pakan berupa kutu air ketika persediaan pakan bawaan setelah menetes habis.

Cacing sutra bisa anda berikan kepada ikan koki kecil yang sudah bisa memakannya, cacing sutra ini sangat baik untuk mempercepat laju pertumbuhan ikan koki dan efektifnya  pemberian ikan koki kecil berumur sebelum 3 bulan.

Pembahasan ini sangat lengkap sekali dan bisa anda jadikan sebagai bahan rujukan atau refrensi Makalah Budidaya Ikan Mas Koki. Namun harus ada pendukungnya juga, artinya makalah yang berkualitas itu harus didukung dengan adanya refrensi dari buku, ataupun jurnal yang selaras.

Itulah Cara Budidaya Ikan Koki yang telah kami sajikan secara detail, dari proses awal hingga proses akhir, dengan tutorial yang lengkap dan detail diharapkan para pembudidaya ikan koki bisa sukses dan berhasil. Dengan demikian bisa menjadikan budidaya ikan koki menjadi bisnis utama anda.

2 comments:

  1. Terimakasih informasinya, sangat bermanfaat. Jika anda gemar memancing, kunjungi website kami untuk tahu rahasia mendapat hasil ikan berlimpah http://bit.ly/2KCHeu1

    ReplyDelete
  2. Thanks informasinya,dan jangan lupa kunjungi kami di http://tokoumpan.com

    ReplyDelete