Budidaya Ikan Hias

Blog Budidaya Ikan Hias merupakan Blog yang berisi Seputar Dunia Ikan Diantaranya Ikan Lele,Ikan patin, Ikan Hias dan lain Sebagainya

Saturday, July 14, 2018

Panduan Cara Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal PPT

Budidaya Ikan Lele PPT– Ikan lele merupakan salah satu ikan air tawar yang memiliki daging yang lezat, adapun budidaya Ikan lele sangatlah mudah karena Ikan ini mudah dipelihara, dan tahan dari berbagai keadaan. Ikan Lele memiliki tingkat konversi pakan menjadi bobot tubuh yang baik, dengan kemudahan yang ada menjadikan Budidaya Ikan Lele sangat menguntung apabila dilakukan secara insentif.  Lele ukuran 8-9 itu berapa hari? bibit berukuran 8-9 itu efektif untuk budidaya ikan lele, karena sudah tergolong besar dan memiliki daya tahan tubuh yang lebih. Sedangkan umurrnya kisaran 90-100 hari.

Budidaya Ikan Lele membutuhkan 2 segmen yang sangat penting yaitu segmen pembenihan dan segmen pembesaran. Segmen yang pertama yaitu pembenihan bertujuan untuk menghasilkan benih ikan lele, adapun segmen pembesaran bertujuan untuk membesarkan ikan lele hingga siap untuk dikonsumsi. Pada kesempatan kali ini kami Budidaya ikan Hias akan membahasa Tahapan dan persiapan download power point tentang budidaya ikan lele secara jelas.
budidaya ikan lele

Permintaan pasar Ikan Lele semakin berkembang pesat,karena ikan lele merupakan lauk pauk yang bisa dikonsumsi setiap hari. Pemerintah juga secara agresif untuk memberikan dukungan dengan penelitan, kampanye serta sosialisasi benih ikan Lele. Hingga akhirnya muncul berbagai pusat budidaya Ikan Lele disejumlah daerah. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, Budidaya Ikan Lele tidak bisa dilakukan hanya dengan kegiatan subsisten saja.

Yang menjadi ciri khas Ikan lele adalah, Ikan ini mampu bertahan hidup dengan kepadatan tebar tinggi dan rasio terhadap pertumbuhan yang baik. Selain perawatan yang mudah, dan terasa lezat untuk dikonsumsi juga memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh kita.  Oleh karena itu, cara budidaya ikan lele di kolam tanah mendapatkan banyak manfaat lebih jika diperlakukan secara insentif.

Untuk memulai berbisnis tidak perlu dengan modal yang besar, bagi anda yang menginginkan bisnis kecil-kecilan yang menguntungkan dan membutuhkan modal yang kecil , anda bisa mencoba membudidaya Ikan Lele  karena kebutuhan ikan lele terhadap konsumsi rumah tangga semakin meningkat sehingga permintaan pasar selalu meningkat serta Budidaya Ikan Lele masih dipandang sebelah mata oleh para pembisnis.

Simak juga Cara Budidaya Ikan Toman Ladang Bisnis Menguntungkan Terbaru

Salah satu bukti permintaan pasar yang meningkat, adalah seperti Gerai Supermarket besar tenda di kios-kios pinggir jalan membutuhkan pasokan ikan Lele kedalam jumlah yang besar secara teratur setiap hari.  Ikan Lele merupakan salah satu macam ikan tawar yang memiliki konsumen disemua kalangan dari kelas bawah hingga kelas atas.
budidaya ikan lele

Ada beberapa alasan kenapa ppt budidaya ikan konsumsi bisa dijadikan sebagai alternative untuk bisnis sekala besar maupun skala kecil, alasannya adalah.

  • Budidaya Ikan lele bisa dilakukan dibidang budidaya sumber daya air yang terbatas, meski jumlah benih yang ditanamkan sangat banyak
  • Budidaya Ikan Lele mudah perawatannya, asalkan rutin dalam pemberian pakan
  • Pemasaran Ikan Lele ke pasokan sangat mudah dan venture modal yang dibutuhkan tergolong rendah
  • Ikan Lele memiliki kandungan gizi yang tinggi dibandingkan beberapa jenis ikan perairan darat lainnya.


Cara budidaya ikan lele di kolam tembok  merupakan hal yang sangat mudah, dan salah satu hal yang penting adalah tempat budidaya Ikan Lele. Mengenai kolam yang digunakan ada beberapa macam kolam dan setiap kolam memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing bila ditinjau dari segi usaha budidaya. Karena untuk membudidaya Ikan lele perlu memutuskan kolam apa yang sesuai dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan, ketersediaan tenaga kerja dan sumber dana.

Tipe Kolam yang biasa digunakan para Ternak ikan lele Pemula adalahh Kolam tanah, Kolam semen, Kolam terpal, jaring apung dan keramba.  Baiklah, dengan berbagai media yang anda gunakan , semuanya baik untuk perkembangan ikan lele, langsung saja kita simak selengkapnya Cara Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal PPT sebagai berikut.

CARA BUDIDAYA IKAN LELE

Kali ini kami Situs Ikan Hias akan memberikan panduan Budidaya Ikan Lele sebagai berikut.

1. PENGERINGAN DAN PENGOLAHAN TANAH

Sebelum melangkah pada cara yang kedua, kini untuk memulai Budidaya ppt lele harus mengeringkan tanah dan mengolah tanah yang ada. Pengeringan yang dilakukan berjangka waktu berkisar 3-7 hari, namun semua itu tergantung terik sinar matahari, artinya sama saja kalau cuaca mendung. Salah satu tanda kalau pengeringan sudah berhasil adalah ketika permukaan tanah sudah retak-retak sehingga kolam tersebut sudah dianggap cukup kering.

Adapun tujuan pengeringan kolam bertujuan untuk menghilangkan keberadaan mikroorganisme jahat yang mengakibatkan bibit penyakit. Mikroorganisme bisa berkembang dari periode budidaya Ikan Lele sebelumnya. Karena dengan sebagai pengeringan dan penjemuran sebagian besar mikroorganisme pathogen akan mati.

Kemudian setelah dikeringkan, Permukaan tanah kering dibajak atau dicangkul , adapun tujuan pembajakan adalah memperbaiki kegemburan tanah dan membuang gas beracun yang tertimbun didalam tanah. Saat pembajakan berlangsung, angkat lapisan lumpur hitam yang berada pada dasar kolam, biasanya lumpur hitam tersebut berbau busuk sebab menyimpan gas beracun seperti ammonia dan hydrogen sulfide. Gas tersebut terbentuk dari tumpukan sisa pakan yang tidak dimakan.

2. PENGAPURAN DAN PEMUPUKAN

berikutnya, setelah proses pengeringan adalah Pengapuran dan Pemupukan, adapun fugnsi pengapuran adalah untuk menyeimbangkan keasaman kolam dan membantu untuk memberantas mikroorganisme pathogen. Adapun jenis kapur yang digunakan adalah dolomite atau kapur tohor.

Cara pengamuran yang harus dilakukan adalah dengan menebarkan kapur secara merata dipermukaan dasar kolam. Kemudidan setelah ditebari kapur , baliklah tanah tersebut agar kapur meresap kebagian dalam. Mengenai dosis yang diperlukan untuk pengapuran adalah 250 hingga 750 gram per meter persegi , tergantung pada derajat keasaman tanah, dengan rumus semakin asamnya tanah maka semakin banyak kapur yang harus di tebarkan.

Setelah pengapuran, berikutnya adalah pemupukan. Gunakan paduan pupuk organic yang ditambah dengan urea dan TSP. Jenis Produk pupu organik yang efektif adalah Pupuk kandang dan kompos, adapun dosis yang baik sebanyak 250 hingga 500 gram per meter persegi. Sedangkan pupuk kimia yang harus diberikan adalah Urea dan TSP , pemberiannya masing-masing 15 Gram dan 10 Gram permeter persegi. Tujuan Pemupukan Dasar kolam adalah menyediakan nutrisi bagi biota air seperti fitoplankton dan cacing.  Biota air tersebut berguna untuk pakan alami Ikan Lele dan bisa anda jadikan sebagai materi power point budidaya ikan lele.

3. PENGATURAN AIR KOLAM

langkah ketiga yang harus dilakukan adalah pengaturan air kolam ikan, ketinggian air yang ideal untuk budidaya Ikan lele adalah 100 hingga 120 cm. adapun pengisian kolam dilakukan secara bertahap, setelah kolam dipupuk lalu diisi dengan air sampai batas 30 sampai 40 cm. biarkanlah kolam tersinari matahari selama satu minggu agar muncul biota air.

Dengan kedalaman yang sesuai, menjadikan sinar matahari bisa tembus hingga dasar kolam, dengan demikian akan memungkinkan biota dasar kolam seperti fitoplankton bisa bertumbuh dengan baik. Adapun ciri kolam yang sudah ditumbuhi fitoplankton airnya berwarna kehijauan.

Kemudian selang waktu satu minggu, air yang sudah ada warna kehijauan tersebut sudah siap ditebarkan Benih ikan Lele, kemudian air Kolam ditambah secara berkala seiring pertumbuhan ikan lele sampai pada kedalaman yang ideal.

Tingkat kesuksesan Budidaya Ikan Lele sangat ditentukan oleh kualitas benih yang ditebarkan, ada beberapa jenis Ikan Lele yang biasanya dibudidayakan orang Indonesia untuk dikonsumsi orang Indonesia. Adapun jenis-jenis Ikan Lele bisa dibaca lebih lanjut berikut ini.

Kami Situs Ikan Hias merekomendasikan kepada Calon Pembudidaya Ikan Lele mengenai jenis Ikan Lele yang efektif untuk dibudidaya, pasalnya proses Budiday Ikan Lele akan lebih efektif apabila jenis ikan yang dibudidaya berkualitas. Salah satunya yang dikembangkan BBPBAT Sukabumi yang membudidaya Ikan Lele jenis Sangkuriang yang merupakan hasil perbaikan dari lele dumbo.

Benih Ikan Lele Sangkuriang untuk PPT pembenihan ikan lele sangkuriang bisa kita dapatkan dengan cara membeli atau melakukan pembenihan ikan lele ppt sendiri. Adapun untuk menjadikan Cara pembibitan Ikan Lele yang berkualitas bisa membaca materi tentang budidaya ikan dan Teknik pemejahan ikan Lele sebagai presentasi budidaya ikan lele berikut ini.

A. Syarat benih unggul

Benih Ikan Lele yang ditebar harus benih yang benar-benar sehat, salah satu ciri-ciri benih ikan yang sehat adalah memiliki gerakannya yang lincah, tidak ada cacat atau luka di permukaan dan tubuh ikan lele. Bebas dari bibit penyakit dan memiliki gerakan renang yang normal. Untuk menguji gerakannya, tempatkanlah benih Ikan lele pada arus air dan jika ikan tersebut menantang arah arus air dan bertahan berarti gerakan renangnya berkualitas baik. adapun Harga Bibit Ikan Lele bervariasi tergantung siapa penjualnya dan pasaran di lokasi tersebut.

Mengenai ukuran benih untuk budidaya Ikan Lele yang berkualitas memiliki panjang sekitar 5-7 cm. usahakan ukurannya sebisa mungkin harus rata agar perkembangan dan pertumbuhan ikan bisa serempak. Dengan ukuran benih sebesar itu, sekira jangka waktu pemeliharaan dalam kurun waktu 2,5 – 3,5 bulan, ikan lele tersebut akan berukuran konsumsi sebesar 9-12 ekor per kilogram. Sudah besar bukan?

B. Cara menebar benih

sebelum benih ikan lele ditebar, lakukan penyesuaian iklim dulu agar terjadi proses adaptasi terhadap kolam ikan yang akan dibuat sebagai tempat tinggal ikan. Dengan cara masukkan benih ikan lele dengan wadahnya (ember/jeriken) kedalam kolam. Biarkan kurang lebih selama 15 menit agar terjadi penyesuaian suhu tempat benih dengan suhu kolam untuk dijadikan lingkungan barunya. Miringkan wadah dan biarkanlah benih ikan lele keluar dengan sendirinya agar  mencegah stress berlebihan yang menyebabbkan kematian.

Kemudian tebarkanlah benih ikan lele kedalam kolam yang sudah disediakan, tentunya harus sesuai dengan kepadatan populasi yang sesuai. Kepadatan yang efektif dengan kepadatan 200-400 ekor per meter persegi. Semakin baik kualitas kolam, semakin tinggi jumlah benih yang bisa ditampung. Usahakan tinggi air tidak lebih dari 40 cm saat benih ikan ditebarkan. Hal ini berfungsi untuk menjaga agar benih ikan bisa menjangkau permukaan air untuk bernafas. Untuk penambahan air di kolam disesuaikan dengan ukuran tubuh ikan sampai mencapai ketinggian air yang ideal.

Kali ini cara menghitung kapasitas kolam untuk populasi ikan agar budidaya ikan lele berlangsung secara intensif, asumsi kedalaman kolam 1 hingga 1,5 meter ( kedalaman efektif), maka kepadatan tebar bibit lele yang efektif adalah 200 hingga 400 ekor permeter persegi. Adapun, apabila kolam yang dibuat lebih lebar maka bisa menyesuaikan.

Contoh, terdapat kolam ikan lele berukuran 3X4 meter dengan jumlah bibit ikan, minimal (3X3) X 200 = 2400 ekor. Maksimal ikan yang bisa ditebarkan dengan ukuran 3X4 meter adalah (3X4) X 400= 4800 ekor. Banyak bukan? Dengan kolam ikan yang sempit mampu menghasilkan ikan yang banyak.

Selanjutnya, ketika sudah menebarkan benih ikan lele yang sesuai dengan ukuran yang efektif, kini pembudidaya Ikan Lele harus memperhatikan pakan ikan lele yang harus diberikan secara rutin. Mengingat karakter dan sifat ikan lele merupakan jenis ikan predator, atau kanibalan yang tega memakan temannya sendiri. Dengan pemberian pakan yang rutin dan merata, menjadikan ikan lele kenyang sehingga tidak muat jika harus memakan temannya sendiri.

Adapun pakan yang berkualitas harus sesuai dengan aturan, artinya tidak semua pakan itu sesuai dan membawa pengaruh yang tinggi terhadap pertumbuhan ikan lele. Jadi, berikut ini Situs Ikan Hias akan memberikan pedoman untuk Budidaya Ikan Lele berikut ini.

4. PAKAN UNTUK BUDIDAYA IKAN LELE

Pakan ialah salah satu komponen yang paling penting untuk proses budidaya ikan lele, pakan juga merupakan komponen biaya terbesar, karena setiap hari membutuhkan pakan yang banyak agar ikan tidak mengeluarkan sifat kanibalnya, agar tidak memakan temannya sendiri.

Pakan Ikan Lele yang berkualitas adalah pakan yang menawarkan  Food Convertion Ratio (FCR) lebih kecil dari satu,FCR merupakan rasio jumlah pakan berbanding dengan pertumbuhan daging. Semakin kecil nilai FCR, maka semakin baik pula kualitas pakan tersebut.

Simak juga Cara Budidaya Infusoria Pakan Burayak Ikan

Agar pertumbuhan Ikan Lele berjalan secara efektif dan maksimal, maka berilah Ikan lele dengan menggunakan makanan utama dan pakan tambahan secara berimbang. Jika anda merasa pakan pabrik terasa mahal, anda bisa mencoba untuk membuat pakan lele alternative. Adapun panduan untuk pemberian pakan ikan lele sebagai berikut.

A. Pemberian Pakan Utama

ikan Lele merupakan salah satu ikan jenis Karnivora, jadi ikan lele lebih senang untuk mengkonsumsi pakan hewani. Secara umum kandungan nutrisi yang harus ada untuk kebutuhan pertumbuhan ikan lele adalah protein ( minimal 30% ), Lemak ( 4-16% ), dan karbohidrat(15 – 201% ) , vitamin dan mineral yang akan membantu pertumbuhan ikan lele.

Berbagai pellet yang sudah dijual dipasaran biasanya sudah dilengkapi dengan keterangan kandungan nutrisi. Tinggal kita saja sebagai pembudidaya yang harus pintar memilih mana yang bisa dipercaya. Penting untuk diketahui, bahwa jangan sampai anda membeli pakan ikan lele yang kadaluarsa.

Pakan yang diberikan kepada ikan lele harus sesuai dengan kebutuhan, artinya jangan sampai kekurangan. Biasanya , setiap hari ikan lele membutuhkan pakan 3-6% dari bobot tubuhnya. Contoh . ikan lele berbobot 50 gram membutuhkan pakan sebanyak 2,5 gram(5% bobot tubuh) per ekor. Kemudian, setiap 10 hari ambil sampel untuk menimbang bobot ikan yang sudah dipelihara. Dua minggu menjelang panen, presentase pemberian pakan dikurangi menjadi 3% daribobot tubuhnya.

Yang paling penting agar budidaya ikan ppt power point pembenihan ikan lele berhasil adalah jadwal pemberian pakan secara rutin, Jadwal pemberian pakan disesuaikan dengan nafsu makan ikan. Dengan frekuensi 4-5 kali sehari. Dan saat ikan masih kecil, pemiliknya harus lebih sering untuk memberikan pakan tersebut. Adapun waktu yang pas untuk memberikan pakan adalah pagi hari, siang, sore dan malam hari.

Ikan lele merupakan hewan nokturnal, aktif pada malam hari. Pertimbangkan pemberian pakan lebih banyak pada sore dan malam hari. Si pemberi pakan harus jeli melihat reaksi ikan. Berikan pakan saat ikan lele agresif menyantap pakan dan berhenti apabila ikan sudah terlihat malas untuk menyantapnya.

B. Pemberian pakan tambahan
jadi, selain memberikan pakan utama agar pertumbuhan ikan semakin cepat, anda bisa member pakan tambahan berguna untuk menghemat biaya pembelian pakan yang menguras kantong. Apabila rumah anda dekat dengan pelelangan ikan, anda bisa mempertimbangkan untu memberikan pakan ikan rucah segar.

Ikan rucah adalah hasil tangkapan nelayan yang tidak bisa dikonsumsi manusia, entah Karena ukuran yang kecil atau cacat dalam penangkapannya. Atau bisa juga dengan membuat belatung dari campuran ampas tahu.

Selain itu, Keong mas dan limbah ayang juga bisa dijadikan sebagai alternative untuk memberikan pakan ikan lele tambahan, tentunya dengan pengolahan terlebih dahulu. Adapun pengolahannya dengan perebusan, kemudian pisahkan daging keong mas dari cangkangnya kemudian dicincang kecil-kecil. Untuk limbah ayam, bersihkan dulu bulu-bulunya sebelum diberikan pada ikan lele.

Yang harus diperhatikan dalam pemberian pakan ikan lele adalah harus rutin dalam pemberian, artinya tidak boleh telat atau kurang. Karena ikan lele memiliki sifat kanibalisme yang akan memangsa temannya sendiri ketika merasa lapar. Apabila lapar, ikan yang besar akan memakan ikan lele kecil.

5. PENGELOLAAN AIR

Langkah berikutnya adalah pengolahan air, untuk mendapatkan air yang berkualitas agar pembudidayaan ikan lele semakin cepat. Awasi kualitas air dari timbunan sisa pakan yang tidak habis didasar kolam. Pasalnya timbunan tersebut akan mengakibatkan timbulnya gas ammonia atau hydrogen sulfide yang dicirikan dengan adanya bau busuk didasar kolam.

Jika sudah muncul bau busuk, buanglah sepertiga air di bagian bawah. Selanjutnya isil lagi dengan air yang bersih, frekuensi pembuangan air sangat tergantung pada kebiasaan pemberian pakan. Jika pemberian pakan banyak menimbulkan sisa,  pergantian air maka lebih sering dilakukan.

6. PANEN BUDIDAYA IKAN LELE

Langkah yang terakhir adalah panen budidaya ikan lele, setelah berbagai proses telah dilalui kin masuk pada saat keuntungan mulai dimulai. Ikan lelle bisa dipanen ketika ikan sudah mencapai ukuran 9-12 ekor per kg, ukuran tersebut bisa diperoleh dalam tempo 2,5 hingga 3,5 bulan dari benih ukuran 5-7 cm. berbeda dengan konsumsi domestic yang bertujuan untuk diekspor mencapai 500 gram per ekor.

Simak juga Cara Budidaya Ikan Arwana Terlengkap 2016

Sehari semalam sebelum proses pemanenan ikan lele berlangsung, sebaiknya ikan lele jangan diberi makan agar ketika diangkut, ikan lele tidak buang kotoran. Ketika ikan lele dipanen lakukan sortasi untuk memisahkan lele berdasarkan ukuran besar kecilnya lele karena itu akan berdampak kepada peningkatan penghasilan pembudidaya.

Baiklah, baru saja kami rangkum panduan Cara Budidaya Ikan Lele secara jelas dan gamblang, dari awal proses pemilihan bibit hingga panen dan menghasilkan keuntungan yang cepat besar. Semoga ilmu yang kami share bisa bermanfaat bagi anda pembudidaya ikan Lele, salam Pecinta ikan Hias.

1 comment:

  1. Terimakasih informasinya, sangat bermanfaat. Jika anda gemar memancing, kunjungi website kami untuk tahu rahasia mendapat hasil ikan Lele berlimpah http://tokoaquatic.com/umpan-ikan-lele-kilo-gebrus-paling-jitu/

    ReplyDelete